LUKA, DUKA DAN BISU
ini bukan kabar baru. cerita panjang ini sudah lama ada. namun suaranya terpendam dalam-dalam oleh luka, duka dan kebisuan tanpa muka. kalau dia kemudian membuhul ke permukaan peradaban, itu hanya karena ridlaNya semata.
letikan itu bermula dari sebuah pantai sunyi di Pagatan. di sinilah semua luka, duka dan kebisua
maka bangkitlah hai kaum berluka, berduka dan bisu! tampakkanlah dirimu dan sorongkan tangan-lemahmu! mari kita bergandengan dan berjuang menuju Kalimantan Tenggara nan jaya!
2 komentar:
Thank You Bos...!!!
Mantap...!!! sebisa bisa mungkin, saya akan teruskan perjuangannya
Posting Komentar